grab our rss feed

Pusat Info Bisnis Semarang

SEMARANG BUSINESS DIRECTORY

Google

Catering Harian

Melayani catering harian, baik untuk rumah tangga maupun kantor. Kualitas terjamin, harga paling OK. MamaBoga Catering,  T:  0878.311.22133,  024-70333019

Kasek-Guru Nonton Bareng Laskar Pelangi

SEMARANG—Sihir film Laskar Pelangi yang disutradarai Riri Riza sepertinya masih ampuh. Tak hanya masyarakat, para politisi hingga presiden beramai-ramai ingin menyak­sikan film bertema pendidikan yang diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata dengan judul serupa ini.
Jumat (14/11) kemarin, giliran Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip yang mengajak para guru dan kepala sekolah (kasek) di Kota Semarang untuk nonton bareng film fenomenal ini. Rupanya, Sukawi menginginkan semangat Bu Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara) yang berperan sebagai guru Laskar Pelangi di cerita film itu bisa menyebar di Kota Semarang. Termasuk semangat belajar para anggota Laskar Pelangi yang tidak pernah padam di tengah keterbatasan sarana pendidikan.
”Saya ingin mengetuk hati semua pemerhati pendidikan. Karena itu para guru dan kepala sekolah saya ajak nonton film ini,” kata Sukawi usai menyaksikan Laskar Pelangi di bioskop E-Plaza Semarang
Sukawi mengingatkan bahwa dalam dunia pendidikan jangan sampai ada anak miskin yang tidak mampu bersekolah. Semua anak harus punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
”Saya selalu sampaikan bahwa anak miskin berhak mendapatkan pendidikan, tidak boleh anak miskin ditolak sekolah, kalau dia bodoh belum tentu tidak cerdas, tetapi karena tidak mendapat kesempatan,” katanya.
Terkait dengan kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak bagi setiap orang, sejak 2000 Sukawi telah menginginkan adanya pendidikan gratis di Semarang. Gratis bukan berarti tidak bermutu, biaya sekolah bisa murah karena ditanggung pemerintah. Namun dalam pelaksanaan susah untuk meyakinkan pada sekolah.
”Saya ajak mereka untuk menyaksikan sendiri, lihat kenyataan yang ada. Kondisi itu tidak hanya terjadi di film Laskar Pelangi, tetapi juga terjadi di Semarang. Banyak siswa tidak mampu sekolah, tidak mampu membayar buku dan pakaian. Kalau mereka tidak diterima di sekolah maka akan semakin sulit,” ujarnya.
Ia berharap, mudah-mudahan dengan menyaksikan film ini, ke depan tidak ada lagi penarikan sumbangan untuk membangun gedung sekolah, atau membeli buku karena semua dibayar pemerintah bagi warga miskin.
Suasana nonton bareng ini sendiri berlangsung penuh keceriaan. Akting cemerlang Ikranagara benar-benar menyihir para pendidik tersebut. Gelak tawa langsung terdengar ketika muncul adegan-adegan menggelikan yang ditampilkan para pemeran Laskar Pelangi yang seluruhnya merupakan anak asli Belitong yang menjadi setting film tersebut. ”Film ini sangat bagus dan mengetuk hati,” tutur Nuriyah, salah satu peserta nonton bareng. (ton/aro)
Nuriyah menambahkan, semangat belajar anak-anak zaman dulu dengan sekarang memang jauh berbeda. Jika dulu dengan fasilitas seadanya anak-anak bersemangat belajr, sekarang sebaliknya. ”Meski fasilitas sekarang sangat lengkap, tapi kadang semangat belajarnya kurang,” tuturnya. (ton/aro)
sumber: radarsemarang.com

Pijat untuk Pria, Wanita, Pasutri

HERU CS MASSAGE FROM JKT UTK Pria, Wanita, Pasutri, BykTngBaru T:0817.998.6006

Kos Putri

Home Stay/Kos dekat pusat kota, kamar ukuran 3×6. Khusus putri. Cocok untuk mahasiswi/karyawati. Fasilitas: KM, AC, telpon, listrik, TV (dlm kamar). Rp 600.000,-/bln. T:024-70223230

Akira Truss

AKIRA TRUSS Rangka Atap Baja Ringan, Hrg Promosi. Design Renov Rumah, Kantor, Gdg. T:024-70348134

Padangsari Cluster

OPEN HOUSE PADANGSARI CLUSTER T.45,60,70. 200 Jt-an. Lok Banyumanik Hub: 024- 70586068 / 024-70207892

Bintaro Cluster

Bintaro Cluster, Lokasi: Ungaran, Kab Semarang. Tipe 36, Harga 150jt-an. T: 024- 70586068 / 024-70207892

Rumah Jl Singa Raya

Rumah Jl Singa Raya, lb/lt 118/200, bebas banjir, strategis, elit, 225m dr Majapahit. T:6714870

KPR Ketileng Indah

KPR Ketileng Indah T.35, 45, 56, 72/200. Minimalis, bjrgn, gypsum DP 30% ccl 3x, Bonus AC. T: 024-70351919, 70361919, 085.727.000019

Lulur Sekar Jagad

Kaos Panjang ABG dari 10rb, Lulur Sekar Jagad 9rb, sifon dari 45rb, dsb. T: 70528158

Pemerintah Perlu Kembangkan KA Wisata Keliling Jawa

Semarang, 12/11 (ANTARA) - Pemerintah dalam hal ini Departemen Pariwisata, Departemen Dalam Negeri (Depdagri), Dirjen Kereta Api, serta PT Kereta Api Indonesia (KAI) perlu mengembangkan kereta api (KA) khusus wisata keliling Jawa.

KA khusus wisata ini nantinya “menjual” berbagai objek wisata (OW) yang ada di semua daerah di Jawa kepada wisatawan mancanegara maupun nusantara, kata Drs. Djoko Setijowarno, M.T., pengamat moda transportasi di Semarang, Rabu.

Karena “menjual” berbagai OW khususnya kepada wisatawan mancanegara, katanya, maka pemerintah harus bekerja sama dengan pihak swasta, seperti asosiasi perhotelan dan biro atau agen perjalanan dari dalam maupun luar negeri.

Menurut Djoko yang juga dosen Fakultas Teknik Unika Soegijapranata Semarang ini, supaya OW yang ditawarkan kepada wisatawan nantinya dapat diandalkan sebagai daya tarik untuk menyedot wisatawan mancanegara, maka jadwal kegiatan harus pasti, tepat waktu, dan dikelola secara profesional.

“Jadi program yang ditawarkan kepada wisatawan harus dibuat semenarik mungkin, bahkan jadi program tetap tahunan. Supaya wisatawan yang akan berkunjung ke OW di Jawa dapat menentukan pilihan sesuai minatnya masing-masing,” katanya.

KA khusus wisata ini menurut Djoko tidak digabung dengan KA reguler lainnya. “KA ini nantinya keliling ke Pulau Jawa, baik melalui jalur utara maupun selatan,” katanya.

Di jalur utara maupun selatan yang melewati daerah tertentu dengan kekayaan OW andalan, maka KA khusus wisata ini bisa berhenti menurunkan wisatawan yang akan mengunjungi OW andalan pilihannya.

Jika kunjungan wisatawan di suatu daerah itu memerlukan waktu dua hingga tiga hari, maka untuk melanjutkan perjalanan wisatawan ke OW dimaksud dapat dilanjutkan dengan bus pariwisata.

Mengenai penginapan bisa ditampung di hotel-hotel yang sudah ditunjuk oleh asosiasi perhotelan.

Setelah menurunkan wisatawan ke daerah tertentu, KA khusus wisata ini dapat melanjutkan perjalanan mengitari Pulau Jawa guna menghantarkan wisatawan lainnya yang akan mengunjungi OW daerah lain di pulau ini.

“Yang terpenting, jadwal perjalanan harus tepat waktu, baik saat datang maupun pulang, selain faktor kenyamanan, keamanan juga harus diperhitungkan dan pelayanan kepada wisatawan harus ramah dengan cara kerja yang profesional,” katanya menjelaskan.

Djoko yakin, jika KA khusus wisata ini dikelola secara profesional akan mampu menarik minat wisatawan asing (mancanegara) ke Jawa sangat tinggi.

“Jika kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya di Jawa tinggi, berarti devisa bagi negeri kita juga akan meningkat,” kata Djoko Setijowarno. ***2***

sumber: antarajateng.com

  • Advertisement

  • Advertisement

  • Advertisement

  • Adsense CAMP

  • PPC INDO

  • LAZiS Jateng

  • TDA Semarang

  • Download Gratis

  • Belanja di Amazon